Banyak calon peserta magang Jepang Indonesia yang sudah bergabung dengan LPK magang Jepang, namun masih melakukan kesalahan-kesalahan yang dapat menghambat kelulusan dan proses keberangkatan. Mengetahui kesalahan umum peserta magang sejak awal sangat penting agar proses pelatihan, seleksi, dan keberangkatan berjalan lancar.
Artikel ini membahas secara lengkap berbagai kesalahan peserta magang Jepang di Indonesia serta cara menghindarinya, khususnya bagi calon peserta yang mengikuti pelatihan di lembaga seperti LPK JINET.
1. Kurang Disiplin Saat Pelatihan di LPK
Salah satu kesalahan terbesar peserta di berbagai LPK magang Jepang adalah kurangnya disiplin waktu. Datang terlambat, tidak mengikuti aturan kelas, atau sering absen membuat peserta sulit lolos seleksi.
Cara menghindari: biasakan datang minimal 15 menit sebelum kelas, gunakan alarm ganda, dan siapkan perlengkapan pelatihan sejak malam hari.
2. Tidak Konsisten Belajar Bahasa Jepang
Banyak peserta yang hanya belajar selama berada di kelas. Padahal, bahasa Jepang untuk magang (N5–N4) memerlukan latihan rutin.
Cara menghindari: ulangi kosakata setiap hari, gunakan aplikasi belajar, dan buat jadwal belajar harian selama mengikuti pelatihan magang Jepang.
3. Sikap Kurang Sopan atau Tidak Mengikuti Etika LPK
Banyak yang mengira bahwa magang hanya soal kemampuan bahasa. Padahal, LPK magang Jepang terpercaya di Indonesia sangat menilai sikap, kedisiplinan, dan etika.
Cara menghindari: biasakan salam, membungkuk, mendengarkan instruksi, dan menjaga tingkah laku di kelas maupun asrama.
4. Tidak Siap Mental Menghadapi Kehidupan di Jepang
Beberapa peserta memiliki semangat besar, namun belum menyiapkan mental untuk hidup jauh dari keluarga, bekerja dengan disiplin tinggi, dan menghadapi tekanan kerja di Jepang.
Cara menghindari: pelajari budaya Jepang, latihan manajemen stres, dan perbanyak membaca pengalaman peserta magang sebelumnya.
5. Meremehkan Persiapan Mensetsu (Interview Jepang)
Interview atau mensetsu adalah tahap paling menentukan dalam proses seleksi magang Jepang Indonesia. Banyak peserta yang kurang latihan sehingga gugup saat interview berlangsung.
Cara menghindari: lakukan latihan interview setiap hari, kuasai jikoshoukai (perkenalan diri), dan ikuti arahan dari LPK.
6. Tidak Teliti dalam Mengurus Dokumen
Kesalahan umum lainnya adalah kurang teliti mengurus dokumen seperti paspor, KTP, KK, atau formulir keberangkatan. Padahal, administrasi adalah bagian penting dari proses keberangkatan magang Jepang.
Cara menghindari: selalu periksa ulang dokumen dan pahami setiap proses yang dijelaskan oleh lembaga atau LPK Sending Organization.
7. Mudah Terpengaruh Informasi Salah (Hoax)
Banyak peserta magang Jepang di Indonesia yang terpengaruh info dari media sosial atau teman yang tidak benar. Hal ini membuat peserta menjadi ragu atau salah langkah.
Cara menghindari: utamakan informasi dari LPK resmi, SO, dan perusahaan Jepang. Jangan percaya kabar yang tidak jelas sumbernya.
Kesimpulan
Dengan memahami kesalahan-kesalahan umum peserta magang Jepang Indonesia, calon peserta bisa mempersiapkan diri secara lebih matang. Kunci utama adalah disiplin, sikap yang baik, persiapan bahasa Jepang, serta memahami proses seleksi dengan benar.
Jika kamu ingin mengikuti pelatihan magang Jepang yang terstruktur, disiplin, dan berstandar tinggi, pilihlah LPK magang Jepang terpercaya seperti LPK JINET agar proses persiapan hingga keberangkatan berjalan aman dan terarah.