Butuh Bantuan? Hubungi Kami
WhatsApp LPK JINET

Sakit Saat Bekerja di Jepang? Jangan Panik, Ini Panduan Lengkap yang Wajib Anda Tahu!

Pekerja migran menggunakan kartu IC untuk masuk ke stasiun kereta di Jepang
Sakit Saat di Di Jepang? Jangan Panik, Ini Panduan Lengkap yang Wajib Anda Tahu!

Pindah dan bekerja di luar negeri seperti Jepang memang menjadi impian banyak orang. Namun, apa yang terjadi jika tiba-tiba tubuh Anda drop dan jatuh sakit di sana? Jauh dari keluarga, keterbatasan bahasa, serta sistem medis yang berbeda sering kali membuat pekerja migran merasa panik dan bingung harus berbuat apa.

Agar Anda tetap tenang dan tahu langkah yang tepat, berikut adalah panduan mendasar yang harus dilakukan ketika sakit di Negeri Sakura.

1. Siapkan Kartu Hokken (Asuransi Kesehatan Nasional)

TSetiap pekerja resmi di Jepang wajib memiliki asuransi kesehatan, salah satunya adalah Shakai Hoken (Asuransi Sosial/Karyawan).

Pekerja migran menggunakan kereta untuk bekerja
Kartu Hokken (Asuransi Kesehatan Nasional) di Jepang

2. Cari Klinik Terdekat (Klinik/Naika), Bukan Langsung ke Rumah Sakit Besar

Hampir sama dengan di Indonesia di mana kita punya sistem bertingkat BPJS, di Jepang pun sistemnya bertingkat.

Klinik Di Jepang
Klinik Di Jepang

3. Pahami Jam Kerja Klinik di Jepang

Klinik di Jepang memiliki jadwal yang sangat disiplin dan terkadang unik. Umumnya mereka tutup pada hari Minggu dan hari libur nasional. Selain itu, banyak klinik yang tutup di paruh kedua hari Rabu atau Kamis (buka setengah hari).

Jam Kerja Klinik Di Jepang
Jam Kerja Klinik Di Jepang

4. Gunakan Aplikasi Penerjemah atau Layanan Hot Line Medis

Kendala bahasa adalah tantangan terbesar pekerja asing saat menjelaskan gejala penyakit kepada dokter (Isha). Jika kemampuan bahasa Jepang Anda masih terbatas:

Layanan Hotline Medis Di Jepang
Layanan Hotline

5. Hubungi Kontak Darurat Jika Kondisi Kritis

Jika terjadi kondisi darurat yang mengancam nyawa dan Anda membutuhkan bantuan segera:

Hubungi Kontak Darurat terdekat ketika sakit parah
Hubungi Kontak Darurat

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Berapa lama pelatihan di LPK JINET sebelum berangkat ke Jepang?

Pelatihan terdiri dari 1 bulan kelas Pra Job Matching, kemudian dilanjutkan 6 bulan pelatihan intensif setelah peserta lolos interview perusahaan Jepang.

Apakah LPK JINET sudah terdaftar resmi sebagai Sending Organization?

Ya, LPK JINET sudah terdaftar resmi di Kementerian Tenaga Kerja sebagai LPK Sending Organization dengan Izin SO Nomor: 2/292/HK.03.01/II/2024.

Apa saja bidang pekerjaan yang tersedia di program magang Jepang?

Bidang yang tersedia antara lain pengolahan makanan, pertanian, dan konstruksi. Bidang disesuaikan dengan kualifikasi dan minat peserta.